Senin, 02 Desember 2013

Peranan Pemuda Bangsa

Tugas Softskill


Di antara anasir penting dari bangsa ini, pemuda adalah unsur yang sangat signifikan, dalam rangka membangun kembali bangsa dengan penanaman nilai nasionalisme yang sejati. Pemuda dirasa sebagai generasi penerus yang akan menahkodai perjalanan panjang bangsa ini. Pemuda dengan nasionalisme sejatinya diharapkan akan mampu membawa bangsa ini kepada pelabuhan yang menjadikan bangsa ini besar dan kaya. Dan sejarah telah membuktikan bahwa pemuda adalah ikon perubahan bangsa. Pemudalah yang selama ini telah mewarnai laju sejarah dan dinamika perjuangan bangsa. Melalui pemuda bangsa ini mampu lahir, bangkit, berdiri dan berjalan menjadi bangsa yang berdaulat, dengan berbagai dinamikanya.
Sejarah telah menorehkan tintanya, bahwa dalam setiap momen penting perubahan bangsa ini senantiasa melibatkan kaum muda sebagai lokomotif penggeraknya. Peran pemuda dalam perubahan sosial bangsa bukannya sebuah isapan jempol. Jika perubahan penting bangsa ini dapat dikategorikan menjadi beberapa tahap, maka pada semua tahapan, peran pemuda selalu mengambil andil sebagai katalisator perubahan tersebut. Secara singkat tahapan sejarah perubahan bangsa dapat diuraikan sebagai berikut:
Pertama, tahap kebangkitan. Fase ini dimulai dengan perubaan orientasi perjuangan bangsa dalam mencapai kemerdekaan. Yakni perubahan dari perjuangan secara fisik bersenjata, menjadi pejuang melalui organisasi. Budi Oetomo (BO) dalam hal ini dikenal sebagai peletak dasar menjamurnya organisasi pergerakan nasional.
Berdirinya BO dalam hal ini merupakan efek domino dari sebuah kebijakan kolonial yang dilontarkan oleh Van Deventer. Deventer menilai bahwa kebijakan Hindia Belanda selama ini sangatlah merugikan dan menyiksa penduduk pribumi. Sehingga, menurut Deventer harus ada sebuah kebijakan “balas budi” kepada penduduk pribumi.
Salah satu item yang sangat menguntungkan adalah edukasi/pendidikan. Pada awalnya politik edukasi ini sedianya hanya untuk kepentingan kolonial. Kekurangan tenaga administrasi dalam birokrasi meniscayakan pemerintah Kolonial untuk mencari tenaga administrasi tambahan dari pribumi. Dari sinilah pribumi yang semula tidak dipebolehkan mengenyam pendidikan mendapat angin segar. Meskipun hanya sebatas kaum bangsawan dan priyayi, namun melalui kebijakan ini, peribumi sedikit banyak mulai tercerahkan. Semangat nasionalisme sebagai bangsa terjajah mulai muncul akibat singgungan terhadap dunia luar. Hingga puncaknya semangat ini terejawantahkan melelui sebuah organisasi Budi Oetomo.
Kedua, tahap persatuan. Berdirinya BO memberi inisiatif bagi terbentuknya organisasi yang sejenis. Pasca 1908, organisasi perjuangan mulai menjamur menghiasi dinamika perjuangan bangsa. Organisasi-organisasi ini lebih bercorak primordial dan kedaerahan. Perasaan senasib sebagai bangsa terjajah melahirkan semangat persatuan, di mana perbedaan primordial berupa daerah, suku, agama kemudian tercover menjadi satu benang merah yang sama, yakni satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda (SP) 28 Oktober 1928 menjadi momentum membangunan semangat persatuan bangsa. Melalui SP, semua organisasi kepemudaan dan kedaerahan kemudian melebur  ke dalam bangsa yang satu yakni Indonesia. Sejak saat inilah semangat nasionalisme muncul sebagai upaya untuk mewujudkan cita-cita menjadi bangsa yang merdeka. Yang dalam hal ini, peran pemuda merupakan sentral gerakan yang tidak bisa ditawar lagi.
Ketiga, tahap kemerdekaan. Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II tidak dilewatkan begitu saja oleh para pejuang bangsa, khususnya para pemuda. Hampir dalam hitungan hari, momentum kemerdekaan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda. Megapa para pemuda? Karena dalam situasi revolusi tersebut sempat terjadi perselisihan pendapat antara kaum tua dan kaum muda. Kaum tua dalam hal ini lebih cenderung hati-hati dalam menentukan proklamasi kemerdekaan. Di sisi lain, semangat para pemuda yang membara memaksakan diri untuk melaksanakan proklamasi secepatnya. Perseteruan tersebut akhirnya dimenangkan kaum muda, dengan tindakan penculikan terhadap Sukarno ke Rengas Dengklok. Pada waktu yang tepat, yakni 17 agustus 1945 dilaksanakan proklamsi kemerdekaan. Sejak saat itulah bangsa Indonesia secara de yure terbebas dari telikungan kolonialisme dan imperialisme.
Keempat, tahap revolusi. Pergantian rezim, dari era yang diidentifikasi sebagai orde lama kepada orde baru merupakan bagian penting dari sejarah kita. Pada tahap ini, terjadi revolusi sistemik yang dilakukan oleh militer. Puncaknya adalah September 1965. Dengan isu Dewan Revolusi dan G 30/S, militer secara apik mampu melakukan pergantrian – untuk tidak menyebut penggulingan – kekuasaan. Konstelasi global yang saat itu terjadi, ikut memberikan andil penting dalam peristiwa ini.
Situasi perang dingin, serta resesi ekonomi dunia membawa dampak yang serius bagi pemerintahan nasional. Fenomenea kenaikan harga bahan pokok yang mencapai 400% membawa para pemuda terdidik yang tegabung dalam KAMI (Kesatuan Aksi mahasiswa Indonesia) untuk melakukan perlawanan jalanan. Sehingga pemuda dalam konteks situasi ini, menjadi garda terdepan atas segala tuntutan rakyat, baik pada level daerah maupun nasional.
Kelima, tahap reformasi. Setelah berkuasa selama kurang lebih 32 tahun, rezim otoritarian orde baru pun akhirnya tumbang juga. Krisis ekonomi yang mengancam negara-negara berkembang membawa Indonesai ke dalam keterpurukan ekonomi yang dasyat. Hingga krisis ekonomi inipun menjalar pada krisis kepercayaan rakyat kepada pemirintah. Pada saat ini, gerakan pemuda dan mahasiswa menjadi fenomena gelombang besar yang tak terbendung lagi. Setelah dikungkung selama lebih dari tiga dasawarsa, kebebasan bersuara pun bedah juga. Korbannya adalah sang rezim oteriter Suharto. Tanggal 21 Mei 1998 menjadi moment yang tak terlupakan, pengunduran diri sang jenderal menjadi tonggak pergantian era, dari orde baru kepada orde reformasi.
Dari narasi historis di atas, dapat disimpulkan bahwasanya hampir dalam setiap moment penting dalam sejarah kebangsaan kita, senantisa melibatkan peran pemuda sebagai penggeraknya. Hal  ini berarti bahwa pemuda mempunyai peran sentral dalam konstelasi sejarah perubaan sosial di Indonesia. Terlepas dari wacana apakah peran pemuda tersebut ditunggangi atau tidak, di manfaatkan atau memanfaatkan, yang jelas secara empiris faktual, pemuda senantiasa telah memberikan yang terbaik bagi bangsa ini. Hal ini sekaligus menjadi pembenar bahwa, jika di tarik garis sejarah secara linier, maka ke depan peran pemuda akan selalu dinanti dan menentukan dalam perubahan sosial bangsa ini.

Reaktualisasi Semangat Sumpah Pemuda

Keterpurukan dan kelemahan kita saat ini, bukan selayaknya menjadikan kita lemah dan tak berdaya. Sebaliknya adalah cambuk yang akan memberikan semangat bagi kita untuk bekerja keras membangun bangsa ini. Ibarat usia manusia, jika pada usia muda kita bekerja keras untuk tujuan hari tua, maka secara posifistik, di hari tua nanti kita akan menuai hasil kerja keras kita.  Karena untuk menjadi bangsa besar, kita harus berfikir besar, untuk jangka panjang.
Semangat nasionalisme harus kita bangun mulai hari ini, dan detik ini. Pemuda  yang matang sikap nasionalismenya akan mampu membawa masa dapan bangsa ini ke gerbang kejayaan. Dengan sikap nasionalisme, pemimpin bagsa ini akan menjadi pemimpin yang bijak, yang senantiasa mengutamakan kepentingan bangsanya di atas kepentingan lainnya.
Saat ini, diakui atau tidak, pemimpin kita adalah mereka yang krisis sikap nasionalisme. Kebikjakan yang ditelorkan seringkali bertendensi politis, untuk kepentingan partai dan dirinya sendiri. Sehingga tak jarang kebijakan tersebut melukai kepentingan rakyat, bahkan merugikan bangsanya sendiri. Inilah yang harus digeser pada kecenderiungan pemimpin kita. Pemimpin bangsa ini ke depan, merupakan pengabdi bangsa ini, bukan penguasa. “Sayyid al qaumi khodimuhum” pemimpin suatu kaum adalah pelayan kaum tersebut, begitu bunyi sebuah adagium Arab. Ke depan, bangsa ini sangat merindiukan seorang pemimpin yang bersedia secara tulus mengabdi pada bangsa, melayani rakyat serta semua komponen yang ada dalam kesatuan organisasi yang bernama Negera Kesatuan Republik Indonesia. Jika hal itu terwujud, bukanlah mustahil, suatu saat kita akan menjadi bangsa yang jaya.
http://news.okezone.com/read/2012/11/01/58/711986/pemuda-dan-perubahan-bangsa
OPINI
Opini saya dalam peran pemuda dalam perubahan bangsa indonesia adalah mulai sekarang kita harus berkomitmen membangun generasi muda bangsa ini, menjadi calon pemimpin masa depan yang bijak dan ideal, yakni dengan cara menghiasinya dengan sikap dan perlilaku nasionalisme. Kecintaan generasi muda pada bangsa, akan mampu mengantarkan bangsa ini menjadi nusantara yang berperadaban tinggi, yang berpengaruh di dunia internasional.


sumber : http://indrasyahputra.wordpress.com/2012/11/05/38/

Senin, 07 Oktober 2013

Kebudayaan yang Mulai Terlupakan

Tugas Softskill

Saya di sini ingin berbicara mengenai kebudayaan yang ada di tanah air tercinta kita Indonesia yang kian lama kian meredup dan bahkan mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya sendiri. Memang pada zaman yang sudah canggih ini, tidak dipungkiri lagi bahwa banyak budaya modern dari luar yang sudah masuk ke Indonesia. Namun, hal tersebut tidak dapat diimbangi dengan budaya tradisional kita sendiri dan dengan jiwa kita sendiri. Karena perkembangan teknologi di dunia, makin ke sini, makin canggih teknologi yang ada, budaya modern dari luar semakin diminati ketimbang dengan budaya tradisional kita sendiri, bahkan masyarakat kita sendiri yang menganggap budaya tradisional terkesan kuno atau tidak up-to-date. Bisa dibilang bahwa di Indonesia, kebudayaan tradisional hampir punah karena tergeser budaya modern.

Kebudayaan bangsa Indonesia sangatlah penting bagi masyarakat Indonesia sendiri. Karena kebudayaan bangsa merupakan cermin dari kepribadian bangsa itu sendiri, apa bila kebudayaan bangsa itu sendiri sudah mulai ditinggalkan, berarti masyarakat yang tinggal di negara itu sudah mulai kehilangan jati diri mereka sendiri. Budaya di negara kita sangatlah banyak, namun kebanyakan dari kebudayaan yang sering di lakukan dulunya sudah mulai dilupakan dan termakan oleh zaman semakin maju dan bukan lagi budaya asli yang dijunjung tinggi, melainkan budaya yang lain pada masuk yang diikuti oleh masyarakat kita, di antaranya sebut saja tradisi atau budaya yang pernah diajarkan pada kita semua, untuk selalu berpamitan dengan sopan terhadap kedua orang tua kita saat kita hendak berpergian. Sekarang kebanyakan anak-anak yang mulai menjadi remaja contohnya, pergi tanpa pamit, pulang larut malam, lalu ditanya orang tuanya, mereka malah membentak orang tuanya. Hal ini adalah pengaruh dari budaya modern yang menuntun kita keluar dari budaya tradisional kita.


Lalu ada budaya lain yang merupakan jati diri dan kepribadian bangsa kita yang mulai dintinggalkan, yaitu gotong royong. Sebelum teknologi berkembang pesat di negri ini, masyarakat saling bahu membahu dalam pekerjaan, namun semua kemudahan yang telah disediakan mulai membuat masyarakat melupakan budaya gotong royong.
Kebudayaan seperti ini sangatlah sulit untuk di temukan di zaman modern ini, dimana setiap individu mulai mementingkan diri mereka masing masing, berbeda dengan masyarakat di pedesaan yang setiap minggunya melakukan gotong royong agar dapat hidup dengan nyaman dan tentram tanpa ada konflik antara satu sama lain ataupun menjatuhkan.


Selain tradisi sopan santun dan gotong royong yang mulai dilupakan, buadaya tradisional yang berbentuk warisan kesenian juga mulai ditinggalkan. Seni musik tradisional di Indonesia misalnya, anak-anak remaja pada tahun 1970 an menyukai musik-musik tradisional seperti dangdut, keroncong dan musik-musik daerah lainnya. Namun anak-anak remaja tahun 2013 lebih memilih untuk mendengarkan musik korea atau yang biasa disebut dengan K-Pop dari pada musik dangdut ataupun keroncong tradisional.


Indonesia memang Negara yang mempunyai banyak kebudayaan, namun masih menerima budaya lain untuk masuk ke Indonesia. Namun, seharusnya budaya dari luar yang menyesuaikan diri mereka dengan budaya Indonesia, bukan sebaliknya. Kebudayaan yang masuk ke Indonesia sangatlah banyak, mulai dari cara hidup hingga kesenian, akan tetapi kita sebagai masyarakat Indonesia memilah-milah kebudayaan yang mereka terima dan tetap berpegang teguh pada kebudayaan bangsa sendiri. Dan sebaiknya masyarakat Indonesia lebih memilih kebudayaan tradisional ketimbang menerima kebudayaan luar agar budaya asli Indonesia tetap ada untuk kita wariskan ke generasi berikutnya. Sekian sharing tentang Kebudayaan di Indonesia dari saya, bila ada hal yang kurang berkenan, saya meminta maaf.

Minggu, 31 Juli 2011

Menangislah jika itu melegakan perasaan

Menangis bukan sekedar pelampiasan perasaan. Menangis merupakan reaksi atas tersentuhnya hati oleh sebuah kejadian. Arti air mata yang tercurah saat menangis merupakan ungkapan perasaan atas kebahagiaan, kekecewaan juga kesedihan. Tangis adalah anugerah bagi hidup dan hati agar senantiasa menyadari fitrah kemanusiaan yang begitu indah, tetapi lemah dan tak berdaya atas kuasa Yang Maha Perkasa. Menjadi refleksi ketiadaan juga keterbatasan, tiada yang sempurna di dunia dan tak ada keabadiaan atas fana, semua yang bernyawa akan binasa. Lalu, mengapa kita menangis? Adakah manfaat air mata kita?
Menangis sudah menjadi identitas manusia sejak dilahirkan, bahkan bagi bayi, menangis dapat disimbolkan sebagai pemberitahuan bahwa ada masalah pada bayi, mungkin merasa sakit atau tidak nyaman. Menangis menjadi hal pertama yang bisa dilakukan generasi Adam dan Hawa di bumi ini. Sebelum bisa bicara, sebelum mampu tertawa, sebelum siap berjalan, tangis itu sudah ada pada diri tiap manusia. Tanpa diajarkan pun, semua bayi, semua anak, semua manusia bisa menangis karena tangis merupakan fitrah yang melekat pada kemanusiaan. Tangis merupakan bentuk kepekaan yang bisa menjadi alat pendeteksi perasaan seseorang. Ketika menangis, biarkan menangis, jangan dipendam. Menangis bukanlah kesalahan yang harus dihakimi. Menangis itu kebebasan jiwa untuk mengungkapakan perasaan yang tersimpan, yang tersisa dan terbiar di dasar keinginan.
Terlepas dari berbagai alasan yang melatarbelakangi tangisan, aktivitas mengeluarkan air mata ini ternyata memberikan manfaat, baik secara psikologis, sosial, medis maupun spiritual. Hal ini didasarkan pada beberapa penelitian para ilmuwan yang mengaitkan aktivitas menangis dengan efek psikologis dan medis.
Secara psikologis, menangis mampu membuat perasaan menjadi lebih baik, nyaman, dan tenang karena tangisan dapat membantu menyingkirkan kimiawi stres dalam tubuh. Berkaitan dengan ini, ada 4 manfaat menangis.


1. Meningkatkan mood


Menangis bisa menurunkan tingkat depresi seseorang. Dengan menangis, mood akan  terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena luapan perasaan atau emosi mengandung 24% protein albumin yang bermanfaat dalam mengatur kembali sistem metabolisme tubuh. Air mata tipe ini jelas lebih baik dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.



2. Mengurangi stress


Penelitian menyatakan bahwa air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.


3. Melegakan perasaan


Sepertinya, setiap orang merasakan hal ini setelah menangis. Setelah menangis, berbagai masalah dan cobaan yang mendera, kekesalan dan amarah yang menyesak,  serta goresan sakit hati biasanya berkurang dan muncullah perasaan lega.
Perasaan lega yang dialami seseorang setelah menangis muncul karena sistem limbik, otak dan jantung menjadi lancar. Karena itu, keluarkanlah masalah di pikiran dengan menangis, jangan dipendam karena bisa menjadi tangisan yang meledak-ledak. Malu menagis sesak di dada, tertahan menjadi ganjalan perasaan yang sewaktu-waktu bisa memporakporandakan pertahanan jiwa, rasa bahkan raga.


4. Menjadi penghalang agresivitas


Orang yang sedang memuncak tingkat emosinya, meletup amarahnya biasanya akan berlaku dan bersikap lebih agresif bahkan bisa berdampak destruktif. Emosi yang diluapkan dengan menangis mampu menjadi penghalang agresivitas. Dan sebenarnya, dengan air mata, seseorang sebenarnya tengah menurunkan mekanisme pertahanan dirinya dan memberikan simbol dirinya tengah menyerah.

Jumat, 29 Juli 2011

Menangis Bukanlah Hal yang Buruk

Tangisan manusia


Mengapa tangis itu begitu unik, bukan karena suara raungan tangis, tapi karena air mata yang penuh dengan perasaan. Binatang juga bisa meraung, mengerang dan meringkik, namun, tidak akan bergejolak dan meneteskan air mata, meski pun dengan binatang cerdik yang paling dekat hubungannya dengan kita sekali pun.

Air mata membawa pergi kerisauan


Mengapa setelah sebagian besar orang menangis meraung, perasaan akan terasa lega? ilmuwan mendapati, bahwa saat menangis, air mata yang menetes dapat membersihkan hormon lebih dalam tubuh, dan justru karena hormon-hormon inilah yang membuat kita galau.
Akar dari perilaku yang rumit umumnya sangat sederhana, begitulah kalau menangis. Sama seperti binatang lainya, saat manusia baru hadir di dunia, akan meratap untuk menyatakan kesedihannya.
Setelah dewasa, dimana secara tak terhindarkan tangisan kita akan bercampur dan meresap kedalam faktor perasaan, dan informasi yang dibawa tangisan, tidak sedemikian sederhana lagi hanya pada gangguan di tubuh (sakit) atau kebutuhan fisiologis.
Perubahan ini bukan berarti mekanisme fisiologi tidak lagi efektif, tapi, karena tangis sudah mempunyai hubungan yang semakin dalam dengan fungsi otak dan perasaan yang semakin subtil, dan fungsinya semakin penting. Bagi sekitar orang yang menangis, arti dari air mata adalah perasaan yang kuat dan real.

Air mata terbagi 3 jenis


Sepanjang hayat manusia biasanya akan meneteskan 3 jenis air mata. Air mata yang paling fundamental akan terjadi ketika setiap kali mengedipkan mata, ia membasahi bola mata kita.
Jenis air mata kedua adalah air kata pemantulan, ketika mata kita mengalami luka, atau terkontak gas yang merangsang mata, maka mata kita akan meneteskan air mata demikian. Ketiga, air mata perasaan, yaitu air mata yang menetes saat kita menangis.
Kedua jenis air mata yang pertama tersebut di atas memiliki komposis kimia yang sama, namun, komposisi kimia pada air mata yang bergejolak (perasaan) tidak sama, setelah menganalisa komposisi-komposisi ini, kita akan dapat mengetahui efek air mata.
Ahli biokimia dari Universitas Minnesota William Ferea mendapati, dalam air mata yang bersifat perasaan, jenis protein lebih besar 20%-25% dibanding air mata pemantulan, apalagi kadar kalium adalah 4 kali lipatnya dari yang disebut terakhir di atas, dan kekentalan mangan lebih tinggi 30 kali lipat dibanding serum. Air mata ini juga banyak mengandung hormon, seperti misalnya hormon kulit adrenal.

Jumat, 22 Juli 2011

Big Girls Dont Cry – Fergie

Big Girls Dont Cry – Fergie
la,da,da,da
The smell of your skin lingers on me now
You’re probably on your flight back to your hometown
I need some shelter of my own protection baby
to be with myself in center, clarity
Peace, Serenity
I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It’s personal, myself and I
We got some straightening out to do
And I’m gonna miss you like a child misses their
blanket
But I’ve gotta move on with my life
It’s time to be a big girl now
And big girls don’t cry
Don’t cry,
Don’t cry,
Don’t cry
The path that I’m walking, I must go alone
I must take the baby steps till I’m full grown,full
grown
Fairy tales don’t always have a happy ending do they
And I for seek the dark ahead if I stay
I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It’s personal, myself and I
We got some straightening out to do
And I’m gonna miss you like a child misses their
blanket
But I’ve gotta move on with my life
It’s time to be a big girl now
And big girls don’t cry
Like a little school mate in the school yard
We’ll play jacks and Uno cards
I’ll be your best friend and you’ll be mine
Valentine
Yes you can hold my hand if you want to
’cause I wanna hold yours too
We’ll be playmates and lovers and share our secret
words
But it’s time for me to go home
It’s getting late, dark outside
I need to be with myself in center, clarity
Peace, Serenity
I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It’s personal, myself and I
We got some straightening out to do
And I’m gonna miss you like a child misses their
blanket
But I’ve gotta get a move on with my life
It’s time to be a big girl now
And big girls don’t cry
Don’t cry,
Don’t cry,
Don’t cry
La Da Da Da Da Da...